Sebuah pertualangan yang tidak banyak anak muda seperti kami
berani melakukannya. Tanggal 22 Desember 2012 tepat nya minggu yang lalu saya
bersama dengan 7 teman saya yang lainnya menjelajahi Pulau Ketawai berencana
menginap dengan mendirikan tenda. Pulau ketawai berada di central Bangka dan
kita bisa menuju pulau ketawai dengan menggunakan motor laut para nelayan desa
Kurau. Perjalanan menuju pulau ketawai dimulai dengan menginjak kaki di Desa Kurau. Sesampai di desa kurau pukul
18.05 kami pun bergegas turun dari mobil dan mendatangi para penduduk sekitar
untuk menanyakan apakah masih ada atau tidak para nelayan yang mau mengantarkan
kami ke Pulau .
Sekitar 10 menit kami berunding dan akhirnya masih ada
nelayan yang mau mengantarkan kami ke Pulau dengan biaya sebesar Rp 700.000.
Diperjalanan yang gelap tetapi bulan malam itu bersahabat untuk kami dan
bintang-bintang ikut menerangi perjalanan kami menuju Pulau. Sekitar 1jam
perjalanan yang gelap tersebut akhirnya kami sampai dipulau ketawai. Sayangnya
kami tidak bisa menikmati keindahan malam pulau ketawai dikarenakan gelap.
Tetapi ada setitik cahaya didalam pulau tersebut dan ternyata saat kami
bertanya dengan nelayan yang membawakan kami tersebut mengatakan bahwa ada dua
kepala keluarga didalam pulau tersebut.
Saat motor laut yang kami tumpangi menuju kedermaga kecil
tersebut jam menunjukan pukul sekitaran 19.10 wib kamipun turun dan bergegas
membawa barang-barang . karena gelap kami sulit untuk mencari lokasi untuk
mendirikan tenda. Dan akhir nya kami mendirikan tenda tidak jauh dari pantai.
Dikarenakan kami belum pernah mendirikan tenda kamipun kewalahan mendirikan
tenda tersebut dan untung saja bapak yang membawa kami bersedia membantu.
Sekitar 15 menit akhirnya tenda kami
berdiri berkat bapak tadi dan berkat kami semua hehehe.
Karena tenda kami telah siap, kamipun bergegas memasukan
barang-barang dan mulai membakar ikan untuk kami santap malam ini dan yang lain
sibuk untuk memasak nasi. Setelah 15 menit semuanyapun siap dan kami siap untuk
makan. Walaupun malam minggu kali ini kami tidur di pulau ketawai yang gelap
gulita dan begitu sepi sama sekali tidak membuat kami merasakan
takut dikarenakan masyarakat yang tinggal disini sangat ramah dan baik kepada
kami, sehingga malam itu kami merasa terjaga dan tenang tidur di tengah lautan
yang luas. Untuk melepaskan penat kamipun melanjutkan untuk tidur dikarenakan
besok kami ingin menjelajahi lautannya
yang biru menggoda.
Saya terbangun pukul 05.00 wib, saya merasakan sesuatu yang
baru saat terbangun. Suara gemercik ombak dengan halusnya menyapa saya dipagi
hari. Hawa dingin merasuki tubuh saya, bergegas saya bangun untuk mencuci muka
dan duduk dihadapan ombak yang menari-nari dipagi hari. Saat saya duduk mata
saya seketika tertuju pada butiran pasir pantai yang di penuhi dengan
kepiting-kepiting kecil berlari-lari kesana kemari, saya jadi penasaran dengan
apa yang mereka buat. Saat saya bangun mereka menambah kecepatan untuk lari
dari kejaran saya dan bersembunyi didalam pasir pantai. Saya kesal!
Setelah semua teman-teman saya terbangun dari tidur nya
masing-masing, kamipun bergegas untuk mengelilingi Pulau Ketawai , ternyata
Pulau yang tadi malam tidak bisa kami lihat ternyata begitu cantik dan bersih,
suasana Pulau ketawai yang masih asri membuat saya nyaman. Apalagi pulau ini
sepi dengan begitu kami seperti tinggal di Pulau sendiri, keren! Lautnya yang
biru membuat kami semua tidak bisa menunggu lagi untuk mencoba. Sebelum kami
menikmati laut Pulau Ketawai kami bergagas memasak untuk sarapan pagi. Setelah
memasak kami bermain di voli di deretan pohon kelapa yang menjulang tinggi.
Setelah sarapan pagi
dan bermain voli kamipun bergegas untuk menikmati kecantikan lautnya.
Kami bermain-main dengan terjun dari jembatan dan dermaga kecil Pulau ketawai.
Kadar garam laut Pulau Ketawai lebih besar daripada laut-laut yang ada di
sekitaran Bangka Belitung, lautnya yang biru eksotis membuat kamu malas untuk
bangkit kedaratan. Setelah beberapa lama kami menikmati pesona lautnya kamipun diajak oleh dua pemuda
yang membawa kami tadi malam untuk mengelilingi Pulau Ketawai. Kata mereka
disisi belakang Pulau ini terdapat terumbu karang yang cantik tapi sayangnya
kami tidak membawa kacamata renang dan tidak bisa melihatnya, setelah lelah
kami berjalan mengelilingi pulau ketawai segera kami kembali menuju laut yang
biru dan saat kami sedang main pasir dipantai kami melihat seorang bapak tua
yang sedang membersihkan pantai.
Kami berbincang dengan bapak
tersebut yang berdiam disini yang juga bertugas membersihkan sekitaran
pantai Pulau Ketawai, dikesempatan ini kami menanyakan kepada beliau kenapa
Pulau ini dinamakan Pulau Ketawai dan beliau mengatakan bahwa agar setiap
pengunjung,pelancong,wisatawan, dan turis yang datang bisa tertawa di pulau ini dengan maksud bisa
bahagia saat berada di Pulau ini dengan itu Pulau ini dinamakan Pulau Ketawa
ditambah i jadinya Ketawai.
Satu hal yang perlu anda tahu, disini ada tempat pemandian
tapi tidak gratis anda diminta mengeluarkan gocek 5ribu untuk mandi. Tetapi untuk anda-anda yang
ingin merasakan sensasi baru bisa mandi disumur dengan deretan pohon kelapa
yang rapi tetapi tempatnya tidak tertutup dan tanpa tempat untuk berganti baju.
Ayo coba! Saya sudah.
Setelah selesai menikmati laut biru yang eksotis dan daratan
Pulau Ketawai yang asri dan sejuk. Kami segera merapikan diri masing-masing dan
mulai eksis didepan kamera. Ckrekkk!
Puas eksis didepan kamera kami bergegas packing
barang-barang karena motor laut yang membawa kami semalam telah datang
menjemput dan pengunjungpun telah banyak datang, Pulau ini tidak lagi milik
kami. Kami pulang! Diperjalanan kami menuju Desa kurau kami menyempatkan untuk
mendekati kapal yang telah karam tahunan lalu.
menuju Pulau Ketawai dimalam hari :))
Setelah diri tenda lanjut bakar buat dinner =D
Bermain dipantai :D
ckrekkk! :D
Berhenti sebentar sebelum lanjut kliling Pulau :))
capek keliling pulau, rehat sejenak :)))
eksis dulu yawww :))
Natural :*
K'rna saya takut loncat, jdi ah duduk ajah :D
Berendam dulu yah =))
Pemandangan dermaga kecil dengan para pengunjung datang :))
Temen saya dengan daratan Pulau dan barisan kelapa yg cantik :))
Habis mandi eksis depan tenda :))
Siap-siap menuju Desa Kurau *pulang
Keasyikan diatas motor laut :D
Saya memberanikan diri untuk berdiri :)) dengn ribuan angin yg dtng
ini kapal yang saya ceritakan
finally! Desa Kurau :)) bye Pulau Ketawai :* see u again
thanks you
Malinda Aspariani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar