Minggu, 29 Desember 2013

Menahan rindu? How?

Aku terlalu naif bila tak merindukanmu
Terlalu munafik jika tak bisa tanpamu
Menahan rindu ini berat
Atlet angkat besi tak yakin bisa
Tapi kamu, bisa!
Berhari-hari meninggalkanku
Tak ada sapaan, tak ada suara
Kamu diam berlarut tanpa kata
Aku? Tak bisa, sulit!
Adakah rumus untuk melakukannya?
Ajari aku.
Apakah kamu sesak? Saat rindu itu datang
Sepertinya tidak! Kamu terlihat baik
Ajari aku. Bagaimana menahan rindu?
Sesak, sakit, nyeri. Aku tak kuat!
Tak berdaya, tak bisa menahannya
K'rna rindu tak bisa di tahan
Hanya perlu ungkapkan
Dengan itu aku bisa bernafas
Lega.....


Malinda aspariani :)

Lagi

Kabut hitam datang (lagi). Gelap!
Tak ada cahaya. Dunia tak bercahaya
Bukan! Tidak! Ini bukan dunia.
Ini hati, benda lemah
Gelap lagi! Sunyi sekali!
Aku takut, sendiri.
Ibu, ayah, sepi!
Mana cahayanya? Aku takut!
Sesak! Sulit bernafas
Tolong! Keluarkan aku
Aku takut, gelap! Sunyi! Sepi! Sesak!
Tolong!! Siapapun! Tolong!

Malinda aspariani :)

Siapa yang tahu?!

Kemarin, tadi, baru saja.
Aku baik-baik saja
Aku tertawa, tersenyum manja
Tak ada luka
Seperti bayi mungil tak berdosa
Indah, damai, tenang, nyaman.
Sekarang, hari ini, baru tadi
Aku diam, henyap, gelap, berkabut
Kabut hitam, tak ada cahaya
Aku sendiri, menangis, terdiam
Terluka, sakit, benci, marah, diam.

Malinda aspariani :)

Tak ada judul

Tuhan, maafkan aku
Aku terlalu lemah
Tak berdaya
Tuhan, sesulit inikah?
Menjadi manusia
Seutuhnya
Tompang aku, Tuhan.
Saat aku berjalan
Tertatih
Tuhan, kirimkan aku
Malaikatmu
Hingga aku
Berdiri tegap
Seperti ada Ayah dan ibu
Hinggaku selalu
Tersenyum puas
Tanpa air mata
Yang tak ku mengerti
Apa artinya

Malinda aspariani :)