Rabu, 02 Desember 2015

Kepada Sepi yang Merasuki Hatiku

Kasih. Maaf, aku rindu!


Begitu sibukkah dirimu kali ini?
Hingga kamu sedikit melupakan wanita yang katamu cintai
Apakah dadamu tidak begitu sesak seperti aku?
Aku benar-benar rindu, tapi aku bisa apa?
Hanya sekedar pesan singkat yang bisa kamu untaikan
Ah.. bagitu merindunya aku. Setiap malam hanya kamu yang ada dipikiranku
Aku bahagia dengan kesibukan pekerjaanmu
Aku bahagia mendengarmu bersemangat menjemput rejeki
Tapi, taukah engkau kasih aku juga merindukan perhatianmu juga
Sudah beberapa minggu ini aku terlalu cepat terlelap atau kadang kala tidak bisa terlelap
Karena aku terlalu merindu panggilanmu, merindukan ceritamu, merindukan semuanya

Kita telah jauh dan dengan kesibukanmu pula kita semakin jauh
Tapi aku berharap hatimu tetap padaku
Aku membenci pikiran kotorku yang mengusik hatiku untuk memikirkan hal-hal buruk tentangmu
Kadang aku berpikir kamu telah menemukan wanita yang membuatmu nyaman disana, aku tahu kamu berjanji tidak akan melakukan hal gila semacam itu. Tapi pikiranku tidak.
Maafkan aku jika dering telpon dariku mengganggu pekerjaan atau lelahmu
Tahukah kamu jika aku mungkin lebih lelah merindu dari pada rutinitas pekerjaanmu itu

Tahukan kamu kasih, aku begitu keras membuat pikiran dan hatiku seirama hingga tak apa dugaan gila yang keluar dari otakku ini.
Susah sekali saat kita jauh dan kamu begitu sibuk hingga semakin jauh seperti ini
Seandainya rindu bisa kuhentikan dengan cara apapun, aku mau berusaha. Karena aku sudah lelah kasih. Aku lelah dirundung rindu yang berkepanjangan. Memang terdengar berlebihan, tapi beginilah adanya.
Kamu harus tahu saat kamu tak ada kabar dan sibuk dengan urusan pekerjaan dan lelahmu itu. Banyak hal-hal buruk yang akan merusak hubungan kita. Dan kadang aku masuk dalam perangkap jahat itu dan kemudian aku menyesal. Kamu pasti tahu apa perangkap itu.
Iya, benar sayang. Laki-laki lain datang menghampiriku. Kadang kala tak aku hiraukan karena aku juga sibuk dengan urusanku juga, tapi adakalahnya aku tak melakukan apa-apa hingga saat mereka datang dan aku menerima. Maaf sayang, tidak ada special dengan pembicaraan kami. Aku hanya mencoba menjalin hubungan baik untuk tidak menganggu urusanmu yang benar-benar tak bisa dikompromi.
Sayang, aku rindu. Mungkin kamu tahu karena setiap malam aku selalu mengirim pesan singakat itu padamu. Aku juga selalu menghubungimu tapi Kamu tidak menjawab. Aku tahu kamu sibuk, aku tahu. Aku hanya sedikit memberitahuimu bahwa jauh disini masih ada wanita yang harusnya kamu rindukan dan kamu perhatikan, aku ingin kamu selalu mengingatku didalam kesibukanmu.
Maaf sayang, jika aku menulis sedikit rinduku kemudian ku bagikan kepada dunia maya. Karena aku hanya ingin memberitahukan kepada semua orang bahwa aku adalah wanita hebat, yang selalu menunggu laki-lakinya walaupun kadang kala aku tak dihiraukan apalagi dengan jarak kita yang begitu jauh. Baik-baik yah sayang disana, aku selalu merindukanmu. Aku akan menjaga hatiku dari laki-laki lain, percayalah. Jangan lupa untuk menghubungiku saat urusanmu telah selesai saat kamu benar-benar tidak lelah lagi.

21 oktober 2015 kpd kekasihku  M. Erik Ridwan

Tidak ada komentar: