Jumat, 28 Februari 2014

Srigala berbulu Domba

Kau temukan aku dikegelapan malam
Saat sang rembulan enggan datang
Aku tersesat dibelantara
Aku meringis menjerit tak karuan

Ada bayangan putih ku lihat
Disudut gelap semak belukar
Kau mengendap menatapku
Aku sumringah aku tak akan mati

Kamu datang menyapaku
Mengulurkan jemarimu
Tuk kugenggam
Hatiku merekah berbinar
Pahlawan dikegelapan

Aku tak menjerit (lagi)
Tertawa lepas
Seperti hidup kembali
Saat kau rangkul pundakku
Senderkan bahumu
Aku tenang, nyaman

Hari terus berlari
Mengitari sang cakrawala
Tak menyadarkanku
Telah tersesat dibelantara
Sendiri

Sang rembulan enggan bersinar
Bintang dilangitpun perlahan lenyap
Entahlah kenapa?
Kucari kesana kemari
Kau pun ikut lenyap
Menghilang

Aku menjerit histeris
Perjalan tanpa arah
Mencarimu dikegelapan belantara
Tapi tak kudapat
Yang kulihat bukan kamu (lagi)
Tapi sang srigala dipuncak itu
Mengaung kelaparan

Berlari tanpa arah
Menjauh darimu
Mencari jalan pulang
Kau semakin mendekat
Mencengkram leherku
Hingga aku terbaring lemah

Oh kamu...
srigala berbulu domba
Kau bantu kesesatan ku
Dibelentara yg tak ku tahu
Kau ingin memakanku

Malinda. Aspariani :)

Tidak ada komentar: