Minggu, 05 Januari 2014

Aku tak tahu Kenapa?

Kemarin kamu datang
Aku seperti mentari pagi, cerah!
Sekarang kamu pergi
Aku seperti lampu jalan, remang!

Katamu jangan pergi, tapi kamu yang pergi
Katamu jangan hilang, tapi kamu yg menghilang
Katamu jangan dinginkan aku, tapi kamu yang membekukanku
Katamu jangan berhenti, tapi kamu yang mengemudi

Aku tak tahu apa maumu?
Hingga semuanya berbalik padamu
Aku hanya berharap secepatnya bisa pergi
Dari senyummu, tawamu, sedihmu, dan hatimu
Akan ku hilangkan kamu dari hariku, hatiku, otaku
Tapi hanya satu yang tak kubisa
Menghilangkan memori tentang kita

Secepat inikah berakhir?
Aku tak percaya tapi ini nyata
Hanya perlu ikhlas
Dan akan ada yang lebih baik datang

Kamu harus tahu, sekarang
Malam-malam sepiku telah bersua
Pilu lara ini telah menari-nari
Senyuman getirku telah merekah
Aku bahagia sekarang tanpa kamu
Dan lebih bahagia jika ada kamu

Sayangnya kamu tak ada (lagi)
Kamu pergi dengan alasan
Yang kataku terlalu clasik
Tapi, mau dikata apa?
Itu sudah pilihanmu
Aku tak bisa menahanmu
Karena aku bukan pemaksa
Dan kemarin kamu datang tanpa paksaan
Jadi tak perlu kupaksa saat kamu ingin pergi

Lakukan apa yang membuatmu bahagia
Karena aku mengerti semuanya
Tapi, jangan pernah menyesali pilihanmu
Karena tak akan ada wanita sepertiku lagi
Yang datang dengan cinta padamu
Tak ada yang kucari darimu
Kecuali, kenyamanku bersamamu
Kuharap kamu bahagia
Tanpaku, pastinya.

Malinda aspariani :)

2 komentar:

Tokomodem2 mengatakan...

Salam Kenal , kata-kata yang bagus buat Postingannya

Malinda Aspariani mengatakan...

Salam kenal kembali :) terima kasih :)) saya msih hrs bnyk bljr :D